Etika Ber”Social Media”

Hampir 1 bulan saya tidak menulis dalam laman ini. Banyak ide atau inspirasi dalam otak, tapi memang ya ada aja distractionnya entah dari dalam diri ataupun faktor “X”. Tapi kemudian sedikit sadar, kalau menulis membantu saya untuk dapat memanage emosi saya. Tapi tidak semua tulisan yang mengandung emosi atau perasaan kita disaat itu juga dapat dengan mudahnya kita publikasikan. Karena bisa jadi perasaan itu hanya sesaat. Tetapi apabila kita menulis dengan topik yang berbeda dari perasaan kita saat itu, seperti hal yang kita senangi atau perasaan tersebut telah teratasi. Tulisan yang dihasilkan pun memiliki energi positif yang mampu membuat perasaan kita menjadi lebih stabil. Dan bisa jadi tulisan positif tersebut menularkan energinya kepada para pembaca. Baca lebih lanjut

Iklan

Don’t Expect Too Much

Kayaknya ga cuma gw yang suka berharap berlebihan terus berakhir dengan baper atau memang di luar sana ga ada yang pernah berharap. I dont know..Hahahah. Makanya disini gw tulis dont expect too much. Sudah banyak buku mungkin atau nasihat kalau jangan pernah berharap lebih especially sama manusia, even siapapun itu. Karena kadang orang yang paling dekat sma lw pun, adalah orang yang punya probabilitas bisa buat lw kecewa lebih besar. Gw nulis kayak gini apakah gw sedang kecewa, untuk saat ini engga. Just want to write it about this. Karena efek dari kecewa itu gede banget, terutama adalah orang kerap kali akhirnya berfikir kalau dia ga bahagia karena kecewa harapannya ga kejadian.

Baca lebih lanjut

Review : Pause “Kedai Makan dan Kopi”

Kali ini saya bakal review salah sau resto di Jakarta Timur, lebih tepatnya di daerah Rawamangun Jalan Paus. Seelah menengok keponakan di Pulo Mas, tiba-tiba kepikiran pengen makan di luar dan diputuskanlah makan di Pause : Kedai Makan dan Kopi. Menurut saya lokasinya cukup strategis yaitu di dekat Arion Mall dan dekat dengan halte busway Pemuda Rawamangun. Saya datang memang bukan pada jam makan siang atau malam hari, jadi terbilang cukup sepi. Saat masuk resto ini, saya langsung suka dengan desain interior dari tempat ini yaitu Vintage dengan warna dominan coklat. Desain interior ini mengingatkan sayadengan kafe di Bogor yaitu Rumah Nini dan Resto  Tier Sierra. Resto ini memiliki dua lantai hanya saa saya ingin di lantai 2 katanya lagi off. Selain itu juga memiliki arena smoking namun pada saat saya mencoba melihat, ruanganya tidak cukup besar dan terasa agak panas, namun interiornya bagus. Pada saat disana, terdapat beberapa pengujung yang berfoto di area tersebut. Baca lebih lanjut

Day 3 at KL

Holaaaaaa

Sumpah ini post antara guna ga guna ya :P. Perjalanannya udah lama banget tapi, baru bisa kembali nulis pas 3 bulan kemudian. Mengapa itu semua terjadi? Terlalu banyak kejadian cepat lah yang saya lewati dari Maret until June.

Kayaknya langsung aja ya saya, terusin cerita saya pas solo travelling kemarin, menyelesakan cerita saya sekaligus bisa direkap sekalian berapa cie budget yang kalian perlukan untuk coba-coba solo travelling ke Negeri Jiran ini.

Hari terakir saya di KL, saya bertujuan untuk ke Petronas salah satu icon wajib yang kudu didatangin kalau main kesini. Katanya sie gitu hehehe. Pagi-pagi setelah sarapan pukul 8.00 saya mulai check out dari hotel. Deposit yang saya berikan di hari pertama dikembalikan. Lumayannn 50 RM :P.  Baca lebih lanjut

Day 2 at KL

Lanjut ke hari ke 2 saya di KL. Pukul 05.00 saya sudah bangun, padahal waktu subuh disini pukul 06.00. Setelah mengerjakan beberapa tugas kantor dan design, saya cepat-cepat keluar kamar untuk sarapan. Pukul 08.00 saya sudah keluar hotel menuju LRT Hang Tuah menuju stasiun Bandar Tasik Selatan. Mengandalkan google maps saya menuju LRT Hang Tuah dengan waktu perjalanan hampir 15 menit. Alhamdulillahnya LRT Hang Tuah dari Hotel Sempurna hanya tinggal jalan lurus saja, ikuti saja jalan ke arah mall Berjaya Times Square. Sebelum masuk LRT, kalian akan melihat Sevel. Di tengah perjalanan menuju stasiun saya sempat bertanya tentang letak LRT Hang Tuah kepada satpam kantor sekitar situ, tapi ternyata dia tidak tahu karena pegawai baru. Padahal dari kantor yang saya tanya ternyata ke arah LRT tinggal bentar lagi, untung saya pede aja terus jalan ke depan hahahah. Setelah sampai stasiun saya langsung menuju peron untuk ke BTS (Bandar Tasik Selatan). Enaknya sudah punya kartu Touch n Go, saya jadi tinggal ngetap aj di mesin tanpa perlu mengantri membeli tiket. Karena saya travelling saat hari kerja dan berangkat saat bukan jam sibuk, otomatis langsung dapat tempat duduk. Setelah 20 menit perjalanan, saya sampai di stasiun BTS. Dari stasiun BTS saya menuju terminal Bersepadu Selatan untuk menuju ke Malaka. Yang saya suka dari sistem transportasi disiniadalah kemudahan jalan saat menuju antar stasiun terminal dengan mudah. Mostly mereka sudah menggunakan jembatan penghubung, jadi kita tinggal mengikuti petunjuk jalan. Baca lebih lanjut

Day 1 at KL

Kali ini saya bakal cerita sedikit perjalanan singkat solo travelling saya pertama kali, terjauh seumur hidup saya (*lebay). Tapi, jujur saya sampe deg-degan karena ini benar2 sendirian, pertama kali jauh dan pertama kali ke luar juga heheh. Tiket pesawat sendirisudah saya beli 2 bulan sebelum keberangkatan. Kenapa memilih bulan Maret karena paling tidak pekerjaan PKM saya belum terlalu padat. Hotel pun saya sudah pesan sebulan sebelum keberangkatan dan sudah nukar uang ke ringgit segala. Kurs ringgit saat itu lumayan menurut saya 3.150. Niat banget kan, hahaha. Sejak februari pun saya sudah banyak baca blog-blog  dan dengerin vlog orang tentang travelling dan keadaan di KL. Tempat2 strategis pun berusaha saya hapal, tapi pas kenyataan hahah ga ngaruh. Yang paling penting pas di tempat mah Google Maps dan nanya sama polisi wkwkwk. Saya pun sudah check in by web sejak tanggal 2 Maret biar ga lupa. Kurang niat apa lagi saya wkwkw

Baca lebih lanjut

Review Hotel Sempurna, KL

Finally, kembali lagi ke laman ini dengan review terbaru. Kali ini, saya akan review hotel yang saya inapi selama solo travelling ke KL minggu kemarin (13-15 Maret 2017). Bagaimana isi perjalanan solo travelling kemarin, tidak akan saya ceritakan di post kali ini, karena pasti isinya drama banget. Hahahah. Menjelang berangkat aj, sudah banyak kejadian apalagi pas berangkat. Hhehehe *malu sendiri.

Honestly, Hotel Sempurna bukanlah hotel utama yang saya pesan saaat saya memutuskan untuk solo travelling ke KL. Sebelumnya saya memesan via agoda.com, hotel bintang tiga dan disaat itu harganya lumayan terjangkau. Namun karena drama sebelum berangkat itu tadi, akhirnya saya harus mencancel pesanan tersebut pada h-3 keberangkatan. Di h-2 keberangkatan ternyata saya memutuskan untuk tetap berangkat ke KL dan jatuhlah pilihan saya ke Hotel Sempurna ini. Karena  melihat dari sisi review di agoda.com semua menunjukkan kepuasan atas layanan dan fasilitas dari hotel bintang satu ini. Baca lebih lanjut