Review : Catatan Akhir Kuliah 2.0 by @maulasam

edit-catatan-akhir-kuliah-552c9bef80952

Catatan Akhir Kuliah 2.0 by @maulasam

Setelah hampir 2 minggu saya absen dari dunia blog, akhirnya saya kembali menulis lagi setelah menghadapi banyak rintangan yang bertubi-tubi. Eaaaaaaaa…. *lebay. Yup tap jujur 2 minggu ini saya berasa lagi di bawah banget dari hasil lab yang belum kunjung berubah menjadi lebih baik plus dateline pekerjaan yang makin banyak. Dan disaat seperti itulah, saya merasa homesick banget pengen pulang tapi masih belum bisa karena beberapa tanggung jawab yang berakhir dengan telepon keluarga. Sudah..sudah curhatnya hahaha. Dan untuk mengurangi pikiran saya tentang lab atau pekerjaan saya biasanya mengalihkan perhatian dengan baca buku. Kali ini, buku yang saya baca buku yang cukup ringan dengan tujuan pikiran jadi bisa lebih nantai. Kebetulan teman saya @maulasam baru saja merelease buku sekuelnya dengan judul Catatan Akhir Kuliah 2.0. Buku pertama dengan judul yang sama Catatan Akhir Kuliah yang telah direlease 1 tahun yang lalu. Bahkan tahun ini buku ini telah diadaptasi menjadi film yang akan release pada Agustus 2015 *kata penulisnya ci gtu :p

Setelah tahu temen saya baru release buku kedua, saya langsung penasaran dengan isi kedua bukunya dan saya pengen tahu perkembangan cara menulisnya apakah memiliki perbedaan dan kemajuan yang signifikan dari buku pertama ke buku kedua. Akhirnya minggu kemarin saya ke toko buku karena menunggu rotav sample yang hampir 6 jam sungguh melelahkan,,lebih baik cari kesenangan hehe. Dan bukunya bar selesai dibaca tadi malam, karena beberapa hal. Kalau ada yang ingin beli buku CAK 2.0 ini, saya sarankan untuk membeli buku CAK yang pertama dulu. Karena cerita yang ada di buku pertama dan kedua saling berhubungan. Jadi, pasti jetlag kalalu langsung buku baca buku kedua. Buku CAK 1 menceritakan tentang kehidupan sam saat masa-masa pembuatan skripsi, masa galau tingkat dewa, masa ditolak sama dosen and kodok *ups dan tentang time capsule. Nah, di buku pertama jujur saya ngerasa isinya kurang dapat klimaksnya, saya masih belum mendapatkan sensasi saya ingin terus baca halaman berikutnya. Selain itu, saya masih ngerasa bahasa ngelucunya sam kurang dapet, ngerasa garing gitu serta isi buku yang berasa lebih banyak curhatnya dibanding pesan yang mau disampaikan. Saya pun sempat menyampaikan kesan saya baca buku pertamanya dengan sam langsung.

Nah, makanya pas buku kedua CAK udah rilis, saya penasaran dengan perubahan apa yang dia lakukan di buku kedua ini. Buku kedua ini berisikan tentang masa-masa setelah kuliah, galaunya mahasiswa yang menjadi pengagguran yang masih belum tahu ingin menjadi seorang pekerja kantoran kah atau wirausaha. Sam menceritakan semua yang teah dialami setelah menjadi mahasiswa dari menjadi pekerja kantoran, bekerja di sebuah acara tv ternama hingga kahirnya membulatkan tekad menjadi seorang wirausaha dan penulis. Cerita yang ia sampaikan menggamabarkan apa yang dialami oleh mahasiswa lainnya setelah lulus dan akan menjadi apa, belum lagi idelisme yang dipegang saat mejadi mahasiswa seperti bertarung dengan realita yang ada seperti idealis yang ga mw kerja di bank namun karena tuntutan kondisi akhirnya meluruhkan idealisme yang dipegang selama menjadi mahasiswa, serta kegalauan seorang anak saat orang tuanya terus menyuruh untuk bekerja seperti suatu beban tersendiri bagi anak tersebut saat mereka belum bisa membuat orang tuanya bangga. Semua lengkap disini. Masalah Kodok wanita yang menjadi wanita idamannya pun diceritakan disini, bagaimana akhir dari hubungan mereka. Mending langsung baca aja deh. Secara saya tahu kisah aslinya kayak gimana, jadi ya saya hanya bisa ngakak aja pas baca buku ini plus nama-nama tokoh yang tidak asing buat saya siapa sosok dibalik cerita ini. Dan akhirnya saya bisa tertawa lepas,, yup di buku ini saya merasakan sensasi itu. Saya merasa gaya bahasa sam lebih baik dari buku sebelumnya. Alur cerita lebih ngalir, saya punya rasa untuk segera menghabiskan buku ini ga terkesan maksa ngelucunya. Okelah untuk buku ini.  Pesan yang disampaikan di dalam buku ini juga nyampe dengan bahasa yang santai terutama masalah plan hidup lw mau jadi apa setelah lulus nanti, apakah idealisme lw akan terus bertahan, apakah lw bisa kuat dengan lingkungan sekitar yang ga mendukung langkah lw. Dan menurut saya, penting hal ini untuk dibahas buat mahasiswa tingkat akhir untuk menentukan langkah apa yang akan diambil.

Selamat membaca 😀

#review #buku #dramaga #bogor #21.33p.m

 

Iklan

6 pemikiran pada “Review : Catatan Akhir Kuliah 2.0 by @maulasam

      • Btw ini saya bales komennya di postingan berbeda. Sudah baca blognya Faldo. Keren. Berat-berat isinya. Mikirin negara. Hahahaha. Jadi malu hati lihat blog saya sendiri. Wkwkwkwk.

        • Ya kak keren saya juga jd malu sndr kl liat semangat dy apalagi umurnya masih muda euy,,dan mnurut sya tulisan dy tidak terkesan menggurui,,blog kaka juga kece kok,,konsisten bgt nulisnya hehe

  1. gesti in ma humble opinion, ukuran berhasil atau tidaknya buku ini, dilihat dari oplah penjualannya. kalau laku, ya berarti berhasil, artinya bagus menurut kelas pembacanya. misalnya pembaca usia remaja atau dewasa awal. eh tapi belum tentu bagus sih. hehe. soal baik dan buruk, itu bergantung penilaian personal kita masing-masing. lo kisahkan bahwa buku ini kurang bernilai pesan. menurut gw, buku atau sebuah kisah (yang juga berupa film misalnya), gak perlu punya pesan. itu yang gw pelajari dari isi kepalanya joko anwar melalui sejumlah wawancara. dan gw setuju. tapi nggak salah juga sih kalau kita berharap ada suatu pesan atau ajakan yang ingin diperoleh seorang pembaca. tapi setelah ada paradigma ala joko anwar tadi, gw jadi lebih suka melihat sebuah karya seni sebagai sebuah wujud keindahan. ada pesannya, oke, nggak pun ya nggak apa2. menurut gw indah sukur, nggak pun gak apa2, toh kritik kita juga tetap wujud apresiasi. begitu ges pendapatku 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s