Review : @Anakjugamanusia

cover anak juga manusia

Setelah mereview tentang proses genap dalam buku GENAP. Kali ini saya akan mereview buku kedua yang telah selesai saya tamatkan. Akhirnya setelah beberapa bulan :p. Buku yang akhirnya selesai saya baca ini mengenai parenting dengan judul @Anak Juga Manusia. Mungkin dari beberapa teman yang aktif di dunia sosmed twitter tidak asing dengan akun @anakjugamanusia. Bermula dari celotehan ringan di twitter menjadi sebuah buku yang membahas mengenai tipe parenting terhadap anak. Saya tertarik membaca buku ini setelah melihat sedikit review dari kaka kelas saya mengenai buku ini di Path.

Buku yang ditulis oleh Angga Setyawan ini menurut saya sangat menarik. Di tiap babnya penulis membahas mengeaai hal-hal apa saja yang kadang luput dari perhatian orang tua padahal sebenarnya penting bagi si anak, kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh para orang tua dan solusi yang disampaikan penulis untuk menghadapi anak yang memiliki sikap yang berbeda serta peran dari orang tua baik ayah maupun ibu. Buku ini membahas tentang realita yang terjadi oleh anak-anak pada masa kini khususnya di Indonesia. Kejadian-kejadian seperti kurang dekatnya anak dengan orang tua, ketakutan anak terhadap orang tuanya sendiri, nilai sekolah yang menurun serta kurang percaya dirinya anak terhadap kemampuannya sendiri. Mengapa hal itu bisa terjadi? Semuanya dibahas dalam buku ini. Buku ini membahas juga bagaimana sikap orang tua, cara berbicara orang tua dari segi pemilihan kalimat hingga komitmen orang tua saat bersikap menentukan bagaimaana hal tersebut akan membentuk jati diri sang anak. Dan kunci utama dari hal itu semua dalah pembelajaran komunikasi yang perlu dibiasakan oleh para orang tua sejak dini. Mungkin kita berfikir, yah belum nikah ini, ya belum punya anak ini, nanti aja belajarnya. Namun, suatu habit untuk melakukan suatu sikap atau tindakan yang baru kan perlu waktu dan waktu yang dibutuhkan oleh setiap orang tua pastinya berbeda, antara suami istripun bisa berbeda waktunya. Apalagi apabila kita sadar kalau kita mempunyai trauma terhadap keluarga ataupun sikap yang mungkin dapat menyakiti hati anak kita kelak,hal ini perlu dipelajari. Mungkin kita akan berfikir, yah ga mungkin lah kita lakuin itu, namun kadang apabila kita dalam keadaan emosi dan terbawa memori di alam bawah sadar hal itu dapat terjadi. Sehingga tidak ada salahnya belajar dari sekarang mengenai hal parenting baik yang belum menikah maupun sudah menikah. Saya pun masih dalam tahap belajar.

Beberapa tweet dalam akun @anakjugamanusia yang menurut saya ngena banget dan realita seperti ini memang masih terjadi di lingkungan sekitar kita

@anakjugamanusia Banyak anak yang di rumah merasa salah. Saat benar, dilihat kurangnya. Saat salah, apalagi. Jadi, emamng anak yang bermasalah atau kita yang melihatnya selalu salah

@anakjugamanusia Banyak orangtua yang berpikir jika nilaianaj bagus itu pintar dan jika buruk itu bodoh. Bagaimana bisa mengukur kecerdasan anak yang merupakan cuptaan Tuhan dengan cara yang begitu sempit?

@anakjugamanusia Orangtua yang berhasil membangun komunikasi dengan anak adalah yang lebih banyak mendengarkan bukan berbicara

@anakjugamanusia Kita setuju bahwa anak itu titipan Tuhan maka sudah sepatutnya kita memperlakukan seperti yang Tuhan inginkan, bukan dengan kekerasan, baik fisik maupun verbal

So, jadi menurut sayaa buku ini recommended banget hehe 😀

Semoga bermanfaat ^^

#dramaga #bogor #westjava #10.09pm

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s