Review : Buku “Perjalanan, Cinta, & Makna Perempuan”

Setelah 16 hari berpuasa dan postingan terakhir kali saya, akhirnya saya bisa kembali menulis di laman ini. Minggu kemarin kebetulan saya dikejar dateline perbaikan sidkom kedua saya dan Monev DIKTI PKM. Dan finally, semua telah berakhir khususnya pekerjaan kantor saya. Saat ini saya sedang dikejar draft jurnal dan draft seminar supaya dapat seminar sehabis Lebaran ini. Tadi siang saya diinfokan bahwa buku pesanan saya sudah datang. Langsung seneng deh, secara saya memesan 4 buku walaupun baru satu yang datang. Tapi sudah membuat mood saya berubah J soalnya sudah cukup lama saya tidak membaca bacaan di luar aktiomiset :p

Saya tertarik buat pre order buku karyanya Nazura karena memang pembaca blog setia beliau. Entah dimulai darimana saya memfollow blog dia, tapi saya langsung suka sama tulisan-tulisannya, ga terkesan curhat banget tapi lebih ke sharing tetang pemikiran-pemikiran dia yang “saya banget” plus fashion dia yang vintage. Pas tahu dia bakal ngeluarin buku,langsung lah saya order

P60621-150732-01[1]


Buku “Perjalanan, Cinta & Makna Perempuan”merupakan buku Nazura berdasarkan pengalaman pribadi dia mengenai perjalanan kehidupannya. Cinta yang dibahas disini pun bukan tentang roman picisan, namun cinta yag lebih  bersifat universal entah terhadap suatu kegiatan ataupun suatu benda. Buku berjumlah 216 halaman ini membuat saya nyaman saat membacanya, tidak terlalu tebal dan pas dibaca saat santai. Di dalam bukunya, tidak hanya disuguhi dengan cerita pengalaman beliau saat solo travelling, mengikuti kelas inspirasi maupun piknik bersama sahabat namun saya dimanjakan dengan dokumentasi-dokumentasi pribadi Nazura saat melakukan perjalanan. Plusnya lagi, kualitas kertasnya bagus, jadi foto-fotonya tetap terlihat indah.Dan satu kata buat saya “mupeng” saat melihat seluruh dokumentasinya.

Tidak hanya dimanjakan dengan foto-foto indah, saya pun dimanjakan dengan cerita-cerita beliau yang ngena banget terutama bab “Perempuan, S3 dan Jodoh”, “ Reproduction of Happines “ dan “ A tale of Solo Traveller”.  Bab “ Perempuan, S3 dan Jodoh” sebenarnya bukan topik yang asing lagi di sekitar lingkungan saya umumnya. Namun Nazura memberikan cara pandang yang baik menurut saya. Apabila seorang pria minder mendekati perempuan karena tingginya pendidikan karea terlalu pinter. Hal itu sebenarya tidak sepenuhnya salah juga. Mungkin pria ini takut ga nyambung ngobrolnya. Sebenarnya balik lagi ke perempuannya, ga semua cewek berpendidikan S2 atau S3 itu pikirannya sekolah sama jurnal mulu. Dan orang yang berpendidikan tinggi bukan berarti dia sepenuhnya pintar atau jenius bisa jadi karena mereka memilih untuk mengambil profesi menjadi seorang pengajar dan hanya bermodalkan rajin dan kerja keras. Dan mengenai jodoh, sama halnya seperti pertanyaan kapan kita mati? Tidak ada yang tahu kan, sama juga dengan jodoh. Tidak ada yang tahu. Nazura merasakan down dan tidak menjadi diri sendiri  disaat dia sedang proses menuju S3 dan ditentang oleh banyak orang namun akhirnya dia bisa kembali semangat dan lebih percaya terhadap rancana yang telah disiapkan Tuhan dibanding kata orang lain.

Kalau bab “Reproduction of Happines” berisikan hal-hal simple yang dilakukan oleh penulis dan membuat dia merasa bahagia dan saya suka tentang cara-caranya. Hingga sekarang pun saya masih mengikuti tiap sesi tulisan #ROH soalnya menginspirasi saya buat ngelakuinnya :P. Nah, kalau bab “ A Tale of Solo Traveller” ini saya suka karena hal ini udah pengen banget saya lakukan sejak lama, tapi ketunda mulu. Tahun kemaren bahkan sudah sampe beli tiket dan booking hotel, tapi gagal total karena tiba2 dikasih tanggung jawab kerjaan. Hwaaaaa L . Rencananya tahun ini saya pengen solo traveller hanya tidak saya patok tanggal berapa takut gagal lagi, jadi begitu ada kesempatan saya pengin langsung cabut aja. Saya pengin banget ngerasain sensasi yang Nazura rasain saat solo travelling bukan tentang berapa banyak yang berhasil kamu datangi tapi tentang perjalanan yang mungkin bisa membuat kamu lebih peduli terhadap sekitar dan lebih mengenal diri kita dan mungkin merubah diri kita menjadi lebih baik lagi. Aminnn mudah2an tercapai. Selain itu, Nazura juga ngasih tips singkat buat dapat beasiswa dan apa aja yang bisa kita lakuin saat study di luar.

Kira-kira segini review saya tentang buku Nazura, buku ini bisa jadi selingan kamu disaat kamu jenuh atau mencari inpirasi untuk melakukan sesuatu yang mungkin belum pernah kamu lakuin soalnya. Yang saya suka lagi dari buku ini, di setiap bab pasti ada makna sederhana walaupun itu hanya hal kecil seperti bercerita, belajar pola hidup sehat ataupun nilai sebuah kamera.

“Sebuah pembelajaran tidak selalu berjalan sebentar, tetapi kadang memerlukan proses panjang supaya bisa bertahan lama. Nikmati saja proses itu, tidak usah dihiraukan apa kata orang tentang kita dan proses yang kita jalani. Karena orang lain  hanya melihat apa yang mereka bisa lihat dan dengar, tetapi tidak merasakan apa yang kita alami. Justru yang paling penting adalah diri sendiri dan orang-orang terdekat yang tahu, seberapa banyak kita berubah lebih baik”

Semoga bermanfaat ^_^

Iklan

2 pemikiran pada “Review : Buku “Perjalanan, Cinta, & Makna Perempuan”

  1. Aaaa terima kasih banyak Agessty! Aku takut banget buku nya akan mengecewakan pembaca. Tapi membaca postingan kamu ini membuat aku lebih lega. Thanks for brightening up my day. Peluk! 🙂

    • Beneran bagus loh nazura,,,aku suka cara km sharing ttg hal sederhana tpi maknanya tu dalem,,,keep sharing nazura,,pengen deh bisa nulis sharing gt dan bermaksud untuk curhat hehe dan stlh baca postingan seperempat abad kmu bikin tambah mikir hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s