Its Long Journey

Hwaaaaa, almost 4 months i didnt write something in here. Yeah, terlalu banyak kejadian yang tidak bisa saya langsung tuangkan di laman ini. hahahah *excuse. Tapi benar-benar saya sedang banyak berkutat dengan  nasib tesis saya di bulan Juli sampai Oktober. Yes, finally saya akhirnya bisa menyelesaikan perjalanan panjang studi saya di tingkat  ini. Saya hanya bisa mengucap syukur alhamdulillah atas perjalanan selama 38 bulan ini. Please yang lama studi jangan di contoh ya hehehe :p.

p61121-172730

Finally dapet no.wisuda :p

Saya sendiri hingga saat ini masih tidak bisa menyangka akhirnya bisa lulus dan daftar wisuda. Karena di tengah perjalanan studi saya, saya juga bekerja freelance di kampus mengurus tentang kemahasiswaan khusunya PKM. Di bulan tersebut, semuanya serba hectic, bahkan untuk baca buku novel pun sulit. haha lebay. Di bulan Juli saya mulai draft naskah seminar saya sambil menyiapkan persiapan karantina tim IPB dan sempet2in nulis buku panduan PIMNAS segala. Di akhir Juli karantina PIMNAS, tanggal 1 Agustus saya seminar, H-1 cuy disaat mahasiswa karantina, saya baru buat slide PPT seminar. Saya pun merasa takut saya tidak bisa melaksanakan presentasi seminar saya dengan baik. Apalagi saya sadar ada beberapa format naskah seminar saya yang salah. dan yang bisa saya lakukan menjelang seminar ya hanya berdoa dan Salat Hajat. Yup, saya soalnya deg2an banget waktu itu dan setelah salat saya jadi merasa lebih tenang dan akhirnya peristiwa seminar saya lancar dengan nilai yang baik juga hehehe . Saya merasa beruntung dan bersyukur sekali karena banyak sekali pihak yang mendukung saya dari orang tua, tim official PIMNAS, timPKM Center, teman kostan bahkan dosen2 PKM yang saya kenal pun ikut menyemangati saya saat seminar.

Setelah seminar, lusanya saya karantina PIMNAS lagi 🙂 hahaha, terus PIMNAS di minggu ke 2 Agustus. Dan kapan saya ngurus buat sidang jurnal ahhaha, itu pertanyaan saya di dalam otak selama kegiatan PIMNAS berlangsung. Di tanggal 24 Agustus saya akhirnya ketemu Mami pembimbing untuk menyerahkan draft jurnal dan tesis saya. Dan its the first time, saya bimbingan sama Mami pembimbing hingga pukul 11 malam cuma gara2 ngomongin jurnal saya yang katanya mami ancur banget bahasa Inggrisnya. Tapi Mami memang sudah baik banget sama saya, beliaupun ikut membantu dalam perbaikan jurnal saya dan membantu saya dalam proses submit jurnal.  Perasaan pun udah down saat itu, saya sudah agak pesimis apakah saya bakal bisa sidang sebelum tanggal 31 Agustus yang merupakan batas akhir pembayaran SPP S2 karena saya baru submit jurnal keesokan harinya. Dan finnaly di tanggal 29 Agustus hari Senin saya bisa mendaftar untuk sidang. Itu semua tidak bisa lepas dari dukungan  orang tua, TIM PKM center dan Mami Pembimbing saya.  Beliau sampai nelpon saya mulu, menanyakan apakah saya bisa daftar sidang atau tidak untuk tanggal 2 September 2016.

Dan, tanggal 2 September pun akhirnya tiba. Saya benar2 deg2an walau saya sudah pernah sidang sebelumnya.Karena rasanya pun tetap berbeda. Saya baru benar-benar belajar materi sidang H-2 karena di hari2 sebelumnya saya bingung harus belajar apa. *Please yang ini jangan dicontoh juga ya :p Tapi saya beneran bingung, kalau untuk materi tesis saya mungkin in shaa allah bisa. Yang saya takut ditanya yang diluar tulisan tesis saya :p. H-4 jam menjelang sidang saja saya masih nonton materi genetika dan hipertensi by youtube berharap akan lebih mengerti prosesnya. Tidak lupa saya Salat Dhuha terlebih dahulu karena saya sudah deg2an mulu.  Pukul 8.00 saya sudah berada di ruang sidang Biologi. Dan apa yang terhjadi? Tiba-tiba mati lampu cuy, dan saya pun lumayan panik plus snack dosen pun belum dianter karena macet. Tambah paniklah saya. Dan syukur alhamdulillah, pukul 08.45 listrik nyala dan saya mulai sidang pukul 09.15 an. Proses sidang alhamdulillah berjalan lancar. Penguji, dosen pendamping dan dosen peninjau berasa malaikat banget buat saya. Semua pertanyaan alhamdulillah bisa terjawab walau dengan berbagai kendala lala lili ga jelas hahaha. Dan saya selesai pukul 10.30 kurang. Saya ga nyangka banget sidang saya bisa kurang dari 2 jam karena S1 aj saya sidang sampe 2.5 jam.  Saya cuma bisa bilang alhamdulillah pada saat itu. Proses revisi tesis berlangsung alot haha secara hampir sebulan revisi baru dikasih ke Mami. Tapi, ya Alahamdulillahnya dilancarkan lagi oleh Allah karena saya revisi cuma sekali dan di bulan November kemarin saya baru bisa daftar Wisuda. Hahaha. Lama banget ya jarak revisi sama Daftar wisuda, karena biasalah yak ada aja batunya dalam perjalanan. Dari Dekan ke Thailand, ngurusin PKM upload, terus nyebar tesis ke dosen lama dan SKL pun keluarnya hampir 2 minggu.

Tapi di akhir perjalanan studi ini, saya pun hanya bisa mengucap syukur alhamdulillah atas apa yang terjadi selama ini. Kelancaran menuju wisuda merupakan hal yang tidak saya bayangkan akan sebegini mulusnya. Apalagi saya harus mengerjakan tanggung jawab saya yang lain di PKM Center. and what the next? Kerja, nikah? hahah let it flow ajalah, saya mengikuti saja apa yang menjadi ridho orang tua saya. Ayah dan ibu saya benar2 menjadi penyemangat saya dalam penyelesaian studi saya. Hampir tiap hari bahkan tiap hari pun bisa beberapa kali ayah menelpon saya hanya untuk menanyakan saya gimana kabarnya tesis dan studi saya. Love u Dad, Mom

Sampai studi sudah rampung seperti sekarang pun, ayah masih sering nelpon. Dan pertanyaannya berubah menjadi “Sudah apply kemana aj Mba”?Hahahah dan saya cuma bisa bilang lagi usaha. Mudah2an saya setelah ini, bisa kembali posting ya.

Intinya dari perjalanan panjang ini adalah

” Yakinlah atas kekuatanmu dan kekuataan Yang Maha Segala-galanya Allah Swt, karena atas ridho orang tua dan Allah swt, apa yang tidak mungkin terjadi bisa terjadi dengan mudahnya. Kun fa yakun. Dan jangan pernah berhenti untuk berusaha, di saat kamu terpuruk pun”

 

Iklan