Review L’OREAL Pure Clay Mask Detoxify

Helloha……

Selamat Tahun Baru,,,telat banget ya saya baru ngucapin di ujung bulan pula. Tapi karena masih di Bulan Januari g ap2 kali ya. Kali ini saya akan bakal review produk yang sudah cukup lama release, sekitar di penghujung akhir tahun 2017 yaitu L’OREAL Pure Clay Mask. Sebenarnya di luar negeri, L’OREAL sudah cukup banyak merelease beberapa produk clay mask. Namun yang masuk ke pasaran Indonesia hanya tiga produk yaitu :

  • L’OREAL Pure Clay Mask Illuminating
  • L’OREAL Pure Clay Mask Pore Refining
  • L’OREAL Pure Clay Mask Detoxify

Ketiga produk ini mengklaim punya hasil yang berbeda di tiap jenisnya. Warnanya serta dan teksturnya pun berbeda.  Clay Mask Illuminating warnanya putih dan klaimnya adalah untuk brightening. Kalau Clay Mask Pore untuk mengecilkan pori-pori. Sedangkan Clay Mask Detoxify untuk membersihkan dan menyerap kotoran.  Kenapa akhirnya saya memutuskan untuk memilih varian dari clay mask detoxify ini karena muka saya lagi berjerawat dan salah satu sebabnya adalah kotoran yang menumpuk di wajah. Yang kedua karena saya lagi sensitif sama exfoliator yang berbahan kimia atau berbentuk scrub. Yang ketiga setelah membaca review di blog, dari ketiga mask yang ada, yg jenis purify ini yang reviewny kebanyakan positif. Jadinya saya memutuskan untuk pake varian yang detox dulu. Mari kita lanjut ke review lebih jauh tentang Clay Mask detoxify ini

Klaim

L’OREAL Pure Clay Mask Detoxify ini mengklaim bahwa mampu membersihkan, menyerap kotoran menyegarkan dan mencerahkan kulit. Kandungan North American Montmoriilonite clay yang kaya akan mineral alam mampu membersihkan debu dan menghilangkan kotoran. Sedangkan bahan charcoal mampu mengakat minyak, debu dan kotoran dari wajah.  Sehingga wajah akan terasa bersih dan segar. Apabila clay mask ini digunakan secara konsisten maka wajah akan tampak bersih, bercahaya dan kulit terlihat sehat

20180127_210856-01

Price

Harga dari L’OREAL Pure Clay Mask Detoxify ini adalah IDR 165.000,- di Guardian, lebih mahal dibandingkan beli di online. Jadi saran saya mending beli dionline saja, waktu itu saya sudah keburu butuh banget dikarenakan wajah sedang ngerasa kotor banget dan udah lama ga maskeran. Masker ini juga mudah ditemukan di drugstore lainnya ataupun counter L’OREAL di mall-mall besar.

Packaging

Jar ini dibungkus dalam kardus yang berisikan informasi yang cukup informatif seperti deskripsi masker, cara penggunaan, ingredients, serta keterangan tentang rumah produksi dari clay mask ini.  Cuma anehnya di kardus luar ditulisnya L’oreal Pure Clay Mask Purify dan di jarnya tulisannya L’oreal Pure Clay Mask Detoxify yang sebenarnya inti kegunaannya sama yaitu membersihkan.

Dari segi packaging, clay mask ini dikemas dalam bentuk jar kotak dengan volume sebesar 50 g dengan warna jar bening sening sehingga warna dari masker ini terlihat jelas serta tutup jar berwarna hijau tosca metalic. Jar ini berbahan dasar kaca yang membuat terlihat elegan dan terkesan mahal

L'OREAL Pure Clay Mask Detoxify

Bentuk Jar dari L’OREAL Pure Clay Mask Detoxify

Namun, masker ini jadi terasa agak berat dan sulit untuk dibawa bila akan travelling. Plus, agak ngeri pecah juga.  Pada saat membuka jar, maka kalian juga akan melihat tutup lagi berwarna putih sehingga dapat kita pastikan masker tidak akan meleber atau keluar dari jar. Sayangnya masker ini belum dilengkapi oleh spatula. Tapi jangan khawatir guys, karena clay mask ini mudah diaplikasikan dengan tangan namun tangan harus dibersihkan terlebih dahulu yak. Tapi kalau ingin benar2 higienis, ya gunakan spatula lain untuk mengaplikasikan masker ke wajah kita.

Tekstu dan packaging L'Oreal Pure Clay Mask Detoxify

Tekstur dan Fragrance

Tekstur dari clay mask ini tidak keras dan agak lembek namun apabila jar dibalik juga tidak akan tumpah menurut saya. Tidak seperti clay mask lainnya yang pernah saya coba yaitu keras, clay mask ini mudah sekali diaplikasikan dengan tangan dan seperti pasta. Warnanya hitam keabu-abuan. Pada saat membuka pertama kali mask ini, aroma yang tercium seperti bau herbal namun tidak terlalu menyengat dan saya suka wanginya.

Cara penggunaan

Masker ini disarankan untuk digunakan selama 2-3 kali dalam seminggu. Diaplikasikan pada wajah yang sebelumnya sudah dibersihkan. Jangan lupa double cleansing ya. Lalu diaplikasikan pada wajah yang telah bersih dan kering dengan menggunakan kuas atau spatula atau tangan yang bersih dan diamkan selama 10 menit.  Lalu dibilas dengan air hangat.

Hasil

Saya telah menggunakan masker ini selama kurang lebih sebulan selama 2 kali  dalam seminggu. Biasanya di malam hari dan setelah double cleansing. Efek pertama kali pake adalah ada kesan tingling atau celekit-celekit gitu dan sedikit panas di dekat area bawah mata pada wajah. Namun pada saat penggunaan kedua dan seterusnya efek itu sudah tidak ada. Saya menggunakan clay mask ini tidak sampai 10 menit mengingat tipe kulit saya yang dry to combination. Jadi biasanya saya hanya sampai 7 menit supaya kulit tidak terasa menjadi lebih kering dan dibilas dengan air biasa. Saya pernah menggunakan hingga 10 menit hasilnya kulit kurang halus dan ada sensasi ketarik pada wajah.

Lalu berapa banyak sie masker yang diaplikasikan ke wajah? Kalau saya pribadi yang penting rata, dan tidak perlu terlalu tebal. Karena efeknya sama saja yang ada malah lama keringnya dan takutnya wajah semakin kering atau terasa seperti ketarik. Saat menunggu masker kering, terlihat pori-pori di wajah keliatan jadi sepertinya benar kalau masker ini menyerap hingga pori-pori. Pada saat membersihkan juga mudah kok dan tidak meninggalkan residu.

Efek setelah menggunakan masker ini yaitu muka terasa lebih bersih dan halus. Terus yang paling saya suka adalah jerawat jadi cepat kering dan pori-pori jadi terlihat lebih rapat. Kalau efek mencerahkan kayaknya saya belum kerasa deh. Mungkin setelah penggunaan rutin baru terlihat. Namun saya sudah senang paling tidak wajah menjadi terlihat lebih bersih.

Conclusion

So, menurut saya masker ini recomended banget untuk membersihkan wajah dan membuat jerawat cepat kering. Saran saya untuk tipe kulit dry to combination mungkin menggunakan maskernya tidak perlu sampai 10 menit supaya wajah tidak terasa kering dan timbul sensasi ketarik. Apakah saya akan repuchase lagi? Yes, sambil mencoba jenis masker yang lain

Semoga bermanfaat review produknya J

Iklan

Satu pemikiran pada “Review L’OREAL Pure Clay Mask Detoxify

  1. Ping balik: Review L’OREAL Pure Clay Mask Detoxify

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s