Kulineran Yogya

Hello world……sudah berdebu banget kayaknya laman ini… almost 3 months i didnt write anything…..alasannya “ga jelas”. Padahal mah kerjaan sebelum Maret ini, dibilang bertumpuk juga engga. :P. Hahaha. Terakhir kali saya nulis yaitu tentang review hotel yang saya tempati pas solo travelling Desember kemarin. Niatnya sie, langsung mw lanjut ngebahas solo travelling gw yg rada odong-odong tapi nagih. Dari ngerasain bego harus nyasar-nyasar nyari toko bakpia doang padahal mah udah liat google maps, sampe jalan sendirian di tengah keramaian sekaten. Sendirian sepi c, cuma nagih aja kayak bisa lebih menikmati sekitar kita, bisa liat apa yang sekitar lakukan dan lebih bersyukur sama keadaan kita saat ini.   Baca lebih lanjut

Review : Kopi Klotok

Hwaaaaa,, sudah hampir sebulan saya tidak menyentuh laman ini. Bukan karena tidak niat atau sibuk,, tidak terlalu sibuk malahan apalagi pekerjaan kantor tidak terlalu banyak saat ini. Tapi bulan kemaren saya seperti terjebak dalam satu topik dan tekanan Hahaha. Jadi mood nulisnya itu loh, ga berkembang-kembang. And sekarang mencoba akan review lagi tempat-tempat yang mungkin bisa jadi tempat pelarian kalau lagi bingung mau kemana :p

Pertama kali diajak oleh teman dan adik kelas saya, saya langsung penasaran dengan nama tempat ini. Walaupun saya bukan penikmat kopi, tetap saya penasaran karena kafe ini terletak dekat dengan kampus saya yaitu di daerah Cibanteng, setelah WHO Hot Plate. Apalagi kampus saya termasuk dalam kabupaten alias desa. Pada saat masuk ke kafe ini, saya langsung kagum dengan desain kafe ini.  Kafe ini memiliki desain interior yang vintage, classic tapi berjiawa muda. Bingung ya ngebayanginnya. Yang pasti kafe ini sepeti rumah jawa, dengan ornamen-ornamen jadul, vintage namun terlihat santai dan pas untuk semua kalangan umur. Mostly, yang datang ke tempat ini adalah mahasiswa kampus saya dan masyarakat sekitar(anak muda). Nyamannya kafe ini ditunjang lagi dengan adanya wifi, sehingga banyak pengunjung yang tidak segan-segan menghabiskan waktunya untuk bersantai-santai di kafe ini. Baca lebih lanjut

Review : Cyrano Cafe

Halohaaa…..yey akhirnya saya kembali menulis di laman ini dan jaraknya tidak terlalu jauh. Karena pusingnya kerjaan di kantor dan nasib penelitian yang masih berjalan di tempat akhirnya kita kembali “RAPAT” istilah kami di kantor kalau sedang pusing dengan pekerjaan yang datangnya dadakan pula. Kita pun memutuskan untuk kulieran di Cyrano Cafe setelah melihat postingan Ismi tentang menu khas es krimnya yang menarik dan lucu-lucu. Apalagi Cyrano Cafe mudah untuk ditemukan.

Cyrano Cafe terletak di di Jalan Suryakencana no. 126 (setelah Pasar Bogor) yang berada di samping NGESTI swalayan seberang Bank Windu dan terletak di sebelah kanan jalan ke arah Lippo Plaza.  Kalau dari Dramaga kalian bisa naik angkot 02 dari terminal Laladon. Cyrano Cafe open pukul 11.00 dan close pada pukul 23.00. Cafenya termasuk kecil di lihat dari penampakannya dari luar namun pas sudah masuk ke dalam beda banget. Saat masuk cafe, kalian akan disuguhi dinding bergambar yang menarik yang bisa dijadikan sudut photoboot untuk para pengunjung

P51016-214313

Pintu Masuk Cyrano Cafe

P51016-200403

Dinding kreatif saat masuk Cyrano Cafe

Baca lebih lanjut

Review : Resto Pan & Flip

Yey, yey bisa kembali update post dalam rentang waktu yang singkat itu bersyukur banget. Termasuk hari ini alhamdulillah bisa menulis 2 paragraf untuk tulisan sakral saya read:tesis. Alhamdulillah kemarin malam diberi kesempatan untuk main ke kota *loncat-loncat karena ada suatu keperluan dan kebetulan sekali pimpinan kantor lagi pergi rapat semua. Hahahaa. Saya dan teman saya dewi  mencoba resto yang baru banget OPEN Jumat ini di Botani Square yaitu Pan & Flip. Resto yang berada di samping celebrity fitness ini langsung menarik perhatian saya karena design interior dari resto dan tetep mahasiswa, apalagi kalau bukan diskon *mata berbinar.

P50911-181905 Baca lebih lanjut

Review : Resto Food Paradise

Wah, udah sebulan rasanya saya tidak memposting apapun di laman blog ini. Kangen banget nulis sebenarnya, lebih tepatnya nulis selain tentang penelitian. Hahahah..tetep ya. Dan halaman tesis pun belum berpindah bab dari hasil ke pembahasan karena pekerjaan kantor yang lagi hetic banget 3 bulan ini (Agustus-Oktober).  Mohon doanya ya kawan untuk kelancaran penelitian saya. Hari Senin kemarin, kami akhirnya mencoba suatu resto yang sudah cukup lama ada dan baru sempat mencoba. Resto ini memang tidak terlau terkenal sie seperrtinya, namun karena pernah melihat salah satu postingan foto makanan di sana jadi penasarann kan.

P50907-191704 Baca lebih lanjut

Review : Fish and Chef

Lanjut review resto lagi, Jumat sebelumnya saya makan di Monarchy Bistro, Sabtunya saya kulineran lagi deh bareng teman kampus dulu. Kami ke resto yang masih terbilang baru berdiri Fish and Chefs yang konon katanya miliki dari salah satu peserta Master Chef. Letak resto ini terletak di sepanjang jalan Ahmad Yani. Kalau dari arah Warung Jambu naik angkot 07, kalau dari St. Bogor naik angkot 07 juga. Resto ini terletak di sebelah kiri jalan setelah resto Tier Sierra sebelum Warung Nagih. Baca lebih lanjut

Review : Resto Monarchy Bistro

IMG_1680

Salah satu wall resto yang menarik

Hwaaaaaaaaaaaa,, akhirnya bisa juga menulis kembali di laman ini setelah hampir sebulan no post anything in here. Sebulan ini rasanya nano-nano banget deh. Penelitian, pekerjaan, dan keluarga semua menjadi pusat perhatian utama hingga “me time “ pun belum bisa diperoleh. Halah *lebay. Hahaha. Tapi dengan nano-nano itu saya makin bersyukur dengan kehidupan yang sedang saya jalani saat ini, masih dengan keluarga yang lengkap, tubuh yang alhamdulillah sehat walau flu sedikit menyerang dan sahabat-sahabat terbaik yang selalu ada di samping kita. Post kali ini, saya bakal ngereview resto cozy yang ada di daerah Bogor. Sebenarnya saya sudah mengunjungi resto ini selama 2 kali, namun belum sempat membuat reviewnya karena hal teknis yaitu keburu laper plus kamera lgi ga mendukung. Dan Jumat minggu kemarin adalah kunjungan saya yang ketiga kali di resto ini dalam rangka “TRAKTIRAN”. Ya iyalah, ga kuat kalau bayar sendiri euy, *mahasiswa.

Monarchy Bistro sudah cukup lama berdiri, reviewnya tentang resto ini pun sudah cukup tersebar di internet, saya bantu lengkapi deh reviewnya. Resto ini terlatak di daerah Villa Padjajaran Indah V. Tempatnya memang cukup ke dalam kompleks gitu dan jarang angkatan umum yang kesana sama seperti Two Stories. Dari terminal Baranangsiang kita cukup naik angkot 01 arah Ciawai atau angkot 09 arah Elos lalu turun di halte setelah Rumah Gaya, terus belok kiri, jalan terus tanjakan gitu deh, kalian bakal melewati Daiji Ramen terus belok kiri lagi deh. Setelah itu kalian bakal nemuin resto ini. Restonya cukup minimalis artinya tempatnya tidak terlalu luas, hanya ada 1 lantai yang terdiri dari area indoor dan outdoor untuk para perokok. Yang menarik dan resto ini adalah arsitektur dan penataan ruang resto ini dari segi peletakan lukisan yang menurut saya unik hingga design lampu yang digunakan. Yang pasti, suasananya asyik lah buat foto-foto bareng teman genk. Baca lebih lanjut