Review : A Simple Life

Siapa yang tidak kenal dengan Desi Anwar. Seorang Journalist handal yang biasa kita lihat di telivisi sebagai pembaca berita. Kalau kalian generasi 90an pasti sering melihat beliau di stasiun TV RCTI. A simple life merupakan salah satu karyanya yang ditulis dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Kebetulan saya membeli buku ini dalam versi Inggris sekalian untuk belajar vocab English. Buku dengan tebal 286 halaman ini disajikan dengan cukup menarik karena diisi juga dengan hasil fotografi dari Desi Anwar selama dia melakukan perjalanan travelling ataupun saat sedang bertugas menjadi journalist.

A-simple-life-by-Desi-anwar

Baca lebih lanjut

Iklan

Review: “Rentang Kisah”

Gita Savitri Devi, wanita berusia 25 tahun ini mulai dikenal melalui vlognya mengenai kehidupan yang ia jalani sebagai mahasiswa Kimia di Berlin. Saya sendiri termasuk subcsribernya karena menurut saya, video yang dia buat menarik dan bermanfaat untuk sekitarnya terutama genarasi muda jaman sekarang yang sukanya instan-instan aj. Bulan kemarin, Gita baru aja merelease bukuya yang berjudul “Rentang Kisah” di bawah naungan Gagas Media. Buku dengan 206 halaman ini merupakan buku yang ringan tapi kaya akan makna. Kenapa saya bilang gitu, karena buku ini menurut saya bisa membuat kita sebagai pembaca berfikir mengenai dirinya sendiri seperti “ gue udah ngapain aja ya selama ini,cita-cita gue apa yak, gue udah jadi agen muslim yang baik belum sih, pantes aj gw belum bisa mencapai impian gw karena gw belum dll, dan rentetan pertanyaan lainnya yang muncul dalam otak”. Baca lebih lanjut

My Mood Booster : Listen The Music

Finally selesai juga bulan September ini. Bulan ini cukup membuat saya tidak semangat. Pertama, sep customer dan kendala pegiriman barang. Kalau kalian bekerja di bidang barang-barang impor pasti juga merasakan apa yang saya rasakan. Barang-barang sulit sekali untuk masuk ke Indonesia. Bahkan web yang jual skincare koreapun mengalami kendala yang sama mengenai Bea Cukai. Sebenaranya masalah ini sudah terjadi dari bulan Juni-Juli gitu. Namun dampaknya, baru saya rasain banget ya dibulan ini, karena mostly pesanan saya dateline deliverynya September ini.

Yang bisa buat saya fokus di kerjaan saya ya cuma dengerin lagu sepanjang hari walaupun sambil ngotak-atik harga. Buat orang lain mungkin malah ga bikin fokus, tapi ga buat saya, kecuali kalau tiba-tiba dipanggil manager atau Pak Bos ya dilepas headsetnya ;P. Jujur saya, belum nemu cara buat ngusir rasa gampang ngantuknya saya selain dengerin musik. Saya udah coba dengan makan permen dari yang ada coffeenya sampai yang mint. Tapi tetep aj ga ngaruh, yang ada saya sekarang lagi batuk kering. Nyoba nyemil juga ga begitu ngaruh. Alhasil ya cuma music yang bisa buat mata saya terus ON untuk baca-baca katalog. 41703881 Baca lebih lanjut

Review : The Life Changing Magic of Tidying Up

Finally, setelah beberapa bulan ini membaca buku ini akhirnya selesai juga. Kok bisa lama ya, biasanya saya kalau baca ga terlalu lama. Alasannya adalah manajemen waktu saya yang belum bagus selama saya kerja di Jakarta dan karena buku ini adalah buku terjemahan jadi bacanya berasa aneh sendiri ;P. Terlalu excuse banget ya gw. Saya tertarik membeli buku ini adalah efek blogwalking dan menceritakan mengenai gaya hidup simple dan minimalis. Saya pribadi seseorang yang tidak suka memiliki barang seperti pernak-pernik terlalu banyak, dan saya suka ruangan yang terlihat luas dan lapang. P70928-061729-01 Baca lebih lanjut

Review : Pause “Kedai Makan dan Kopi”

Kali ini saya bakal review salah sau resto di Jakarta Timur, lebih tepatnya di daerah Rawamangun Jalan Paus. Seelah menengok keponakan di Pulo Mas, tiba-tiba kepikiran pengen makan di luar dan diputuskanlah makan di Pause : Kedai Makan dan Kopi. Menurut saya lokasinya cukup strategis yaitu di dekat Arion Mall dan dekat dengan halte busway Pemuda Rawamangun. Saya datang memang bukan pada jam makan siang atau malam hari, jadi terbilang cukup sepi. Saat masuk resto ini, saya langsung suka dengan desain interior dari tempat ini yaitu Vintage dengan warna dominan coklat. Desain interior ini mengingatkan sayadengan kafe di Bogor yaitu Rumah Nini dan Resto  Tier Sierra. Resto ini memiliki dua lantai hanya saa saya ingin di lantai 2 katanya lagi off. Selain itu juga memiliki arena smoking namun pada saat saya mencoba melihat, ruanganya tidak cukup besar dan terasa agak panas, namun interiornya bagus. Pada saat disana, terdapat beberapa pengujung yang berfoto di area tersebut. Baca lebih lanjut

Day 3 at KL

Holaaaaaa

Sumpah ini post antara guna ga guna ya :P. Perjalanannya udah lama banget tapi, baru bisa kembali nulis pas 3 bulan kemudian. Mengapa itu semua terjadi? Terlalu banyak kejadian cepat lah yang saya lewati dari Maret until June.

Kayaknya langsung aja ya saya, terusin cerita saya pas solo travelling kemarin, menyelesakan cerita saya sekaligus bisa direkap sekalian berapa cie budget yang kalian perlukan untuk coba-coba solo travelling ke Negeri Jiran ini.

Hari terakir saya di KL, saya bertujuan untuk ke Petronas salah satu icon wajib yang kudu didatangin kalau main kesini. Katanya sie gitu hehehe. Pagi-pagi setelah sarapan pukul 8.00 saya mulai check out dari hotel. Deposit yang saya berikan di hari pertama dikembalikan. Lumayannn 50 RM :P.  Baca lebih lanjut

Review Hotel Sempurna, KL

Finally, kembali lagi ke laman ini dengan review terbaru. Kali ini, saya akan review hotel yang saya inapi selama solo travelling ke KL minggu kemarin (13-15 Maret 2017). Bagaimana isi perjalanan solo travelling kemarin, tidak akan saya ceritakan di post kali ini, karena pasti isinya drama banget. Hahahah. Menjelang berangkat aj, sudah banyak kejadian apalagi pas berangkat. Hhehehe *malu sendiri.

Honestly, Hotel Sempurna bukanlah hotel utama yang saya pesan saaat saya memutuskan untuk solo travelling ke KL. Sebelumnya saya memesan via agoda.com, hotel bintang tiga dan disaat itu harganya lumayan terjangkau. Namun karena drama sebelum berangkat itu tadi, akhirnya saya harus mencancel pesanan tersebut pada h-3 keberangkatan. Di h-2 keberangkatan ternyata saya memutuskan untuk tetap berangkat ke KL dan jatuhlah pilihan saya ke Hotel Sempurna ini. Karena  melihat dari sisi review di agoda.com semua menunjukkan kepuasan atas layanan dan fasilitas dari hotel bintang satu ini. Baca lebih lanjut