Roaster and Bear, Cafe Imut untuk Pecinta Teddy Bear

Bulan kemarin saya berkesempatan untuk visit ke Yogyakata karena urusan pekerjaan. Seperti saya tuliskan di postingan yang ini, bahwa Yogyakarta merupaka kota yang tidak pernah tidur aktivitasnya dan lengkap. Semua ada. Dan di saat tugas luar kota seperti ini, salah satu yang dicari adalah kulinerannya. Karena kalau mau main ke tempat wisatanya belum tentu sempat karena berhubungan dengan pekerjaan juga. Paling tidak kita pasti punya waktu untuk kulineran di malam hari.

Review of (1)

Dan finally saya bisa kulineran di salah satu cafe yang sudah cukup ramai di media sosial dengan nilai review yang bagus juga yaitu Roaster and Bear yang berlokasi di kawasan Tugu Yogya, satu gedung bersama dengan Hotel Herper. Beberapa review cafe ini menuliskan bahwa kalau mau ke sini, harus reservasi terlebih dahulu karena saking most wantednya.  Karena saya ke sana pas weekdays dan jam 5an , saya masih mendapatkan tempat. Pintu masuk dari cafe ini sebelum pintu mask Hotel, di sebelah kiri. Dan kebetulan juga cafe ini satu ruangan bersama toko cake Pistachio Bakery. Baca lebih lanjut

Iklan

Review Hotel Tjokro Style Yogyakarta

Yogyakarta adalah kota yang lengkap menurut saya. Kota tempat berkumpulnya generasi muda *read: untuk belajar, penuh dengan tempat wisata alam maupun buatan, penuh dengan makanan-makanan tradisional maupun modern dengan style tersendiri, serta pertunjukkan atau event menarik lainnya. Pokoknya lengkap deh. Makanya menurut saya, kota ini tidak pernah tidur, selalu saja ramai. Bulan kemarin saya kembali ke Yogyakarta dalam rangka pekerjaan kantor dimana memang mostly customer saya berada di daerah Semarang dan Yogyakarta. Karena kelengkapan fasilitas itulah, otomatis bermacam-macam hotel pun yang diingkan bisa tersedia walaupun hanya untuk istirahat sejenak dari waktu bekerja atau berlibur.

Seminggu sebelum kesana pun, saya mulai cek cek hotel di app favorit saya : Agoda dan Traveloka. Dua aplikasi yang benar-benar membantu saya dalam mencari hotel yang saya ingnkan. Kenyamanan, breakfast enak, fasilitas oke, lokasi dan harga merupakan hal-hal penting yang pasti dipertimbangkan pada saat akan memesan hotel. Setelah mencari mencari sebenarnya ada beberapa pilihan yang saya pengen banget coba dan yg pastinya harganya masih terjangkau. Dan jatuhlah ke dua pilihan yaitu Adhistana Hotel, dan Tjokro Style Yogyakarta karena faktor harga, lokasi dan fasilitas. Namun, sebelumnya saya sudah pernah menginap di Adhistana  Hotel, reviewnya dapat dibaca disini. Akhirnya jatuhlah pilihan saya ke Tjokro Style Yogyakarta.

Tjokro Style Yogyakarta Baca lebih lanjut

6 Jam di Semarang, Enaknya ke mana Aja ya?

Kerap kali apabila kita sedang bertugas di luar kota, sayang  rasanya apabila kesempatan untuk mengeksplore kota tersebut tidak kita gunakan sebaik-baiknya walaupun hanya punya waktu kurang lebih 6 jam, bahkan bisa jadi kurang. Salah satu kota yang sempat saya eksplore sedikit adalah Semarang dengan waktu kurang dari 6 jam, kalau bisa sampai 6 jam, saya rasa bisa mengeksplore lebih kota yang damai ini. Akan kemana saja saya bila saya punya waktu tersebut : Baca lebih lanjut

Review “Spiegel Bar &Resto, Semarang”

Bila kita melancong ataupun pergi ke suatu daerah untuk tugas kerja, rasanya kurang lengkap bila kita tidak menyempatkan diri untuk kulineran walaupun hanya sempat 1-2 jam saja atau hanya bisa ke satu tempat saja. Paling tidak ada memori yang kita kenang di setiap tempat. Bulan ini saya berkesempatan untuk sejenak menunggu waktu check in kereta api di St Tawang Semarang. Saya mencoba untuk berjalan di daerah kota Lama, tidak jauh dari St Tawang dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki  (600 meter) dan tidak terlalu makan lama. Hitung-hitung olahraga :P. Kawasan ini juga dilewati dengan bus Trans Semarang. Akhirnya, saya mencoba makan siang sekalian di Spiegel Bar and Resto yang terletak di Kawasan Kota Lama Semarang. Tidak jauh dari Gereja Bledug dan Taman Srigunting. Saya memutuskan makan siang di resto ini setelah melihat salah satu blogger yang mereview resto ini.  Saya tiba di resto, kurang lebih pada pukul 13.00, tidak terlalu ramai mungkin karena sudah lewat dari jam makan siang dan weekdays juga.20171024_133417-01

Baca lebih lanjut

Review “Hotel Surya Indah, Salatiga”

Jika kalian sedang bertugas atau liburan sejenak di Salatiga, mungkin kalian bisa mencoba menginap di Hotel Surya Indah yang terletak di Jl Diponegoro. Kebetulan kali ini saya menginap di hotel ini dikarenakan suatu urusan. Saya menemukan hotel ini by Traveloka. Dari ratingnya di traveloka cukup bagus, yaitu bernilai 8 dengan harga yang menurut saya sangat terjangkau. Apalagi kalau cuma sebentar karena urusan pekerjaan atau sedang travelling. Harga yang saya peroleh saat low season dan weekdays adalah 220k dan sudah termasuk breakfast. Salah satu alasan saya memilih hotel ini adalah, tidak jauh dari alfamart atau indomaret, ada angkot atau mini bus, plus ada grab or ojek walau mereka tidak menggunakan atribut saat beroperasi. Karena hal ini masih sedikit ditentang oleh ojek dan taksi setempat. Baca lebih lanjut

Day 3 at KL

Holaaaaaa

Sumpah ini post antara guna ga guna ya :P. Perjalanannya udah lama banget tapi, baru bisa kembali nulis pas 3 bulan kemudian. Mengapa itu semua terjadi? Terlalu banyak kejadian cepat lah yang saya lewati dari Maret until June.

Kayaknya langsung aja ya saya, terusin cerita saya pas solo travelling kemarin, menyelesakan cerita saya sekaligus bisa direkap sekalian berapa cie budget yang kalian perlukan untuk coba-coba solo travelling ke Negeri Jiran ini.

Hari terakir saya di KL, saya bertujuan untuk ke Petronas salah satu icon wajib yang kudu didatangin kalau main kesini. Katanya sie gitu hehehe. Pagi-pagi setelah sarapan pukul 8.00 saya mulai check out dari hotel. Deposit yang saya berikan di hari pertama dikembalikan. Lumayannn 50 RM :P.  Baca lebih lanjut

Day 2 at KL

Lanjut ke hari ke 2 saya di KL. Pukul 05.00 saya sudah bangun, padahal waktu subuh disini pukul 06.00. Setelah mengerjakan beberapa tugas kantor dan design, saya cepat-cepat keluar kamar untuk sarapan. Pukul 08.00 saya sudah keluar hotel menuju LRT Hang Tuah menuju stasiun Bandar Tasik Selatan. Mengandalkan google maps saya menuju LRT Hang Tuah dengan waktu perjalanan hampir 15 menit. Alhamdulillahnya LRT Hang Tuah dari Hotel Sempurna hanya tinggal jalan lurus saja, ikuti saja jalan ke arah mall Berjaya Times Square. Sebelum masuk LRT, kalian akan melihat Sevel. Di tengah perjalanan menuju stasiun saya sempat bertanya tentang letak LRT Hang Tuah kepada satpam kantor sekitar situ, tapi ternyata dia tidak tahu karena pegawai baru. Padahal dari kantor yang saya tanya ternyata ke arah LRT tinggal bentar lagi, untung saya pede aja terus jalan ke depan hahahah. Setelah sampai stasiun saya langsung menuju peron untuk ke BTS (Bandar Tasik Selatan). Enaknya sudah punya kartu Touch n Go, saya jadi tinggal ngetap aj di mesin tanpa perlu mengantri membeli tiket. Karena saya travelling saat hari kerja dan berangkat saat bukan jam sibuk, otomatis langsung dapat tempat duduk. Setelah 20 menit perjalanan, saya sampai di stasiun BTS. Dari stasiun BTS saya menuju terminal Bersepadu Selatan untuk menuju ke Malaka. Yang saya suka dari sistem transportasi disiniadalah kemudahan jalan saat menuju antar stasiun terminal dengan mudah. Mostly mereka sudah menggunakan jembatan penghubung, jadi kita tinggal mengikuti petunjuk jalan. Baca lebih lanjut