Review :Inteligensi Embun Pagi

IMG_20160228_100808

Setelah minggu ini mengalami banyak kejadian dan pekerjaan kantor mulai datang bertubi-tubi *lebay hingga menyebabkan sakit gigi *apa hubungannya coba. Kali ini saya bakal mereview buku hasil perburuan pre-order. Kenapa dibilang perburuan karena demi buku ini saya rela bangun tengah malam cuma buat pre-order. Ke salah satu buku online shock, udah habis aj. Terus cek-cek deh ke buku online lainnya dan untungnya masih tersedia. Ga nyangka sampa segitunya perburuan buku pre order Dewi Lestari ini. Memang buku-buku sebelumnya saya ga pernah pre-order baru kali ini karena penasaran banget sama hasil akhir dari SUPERNOVA ini, apa yang bakal terjadi dan bagaimana nasib mereka semua. Dan akhirnya buku IEP mendarat mulus di kantor saya 26 Februari kemarin, dan langsung lahap besoknya karena Jumat saya benar-benar lelah bekerja :p

Baca lebih lanjut

Iklan

Review Buku “Bukan Ibu Biasa”

P60222-083433.jpg

Yey akhirnya setelah sebulan tidak aktif di laman ini, saya bisa kembali menulis. Sebenarnya ada beberapa draft tulisan yang sudah saya siapkan namun menyelesaikannya itu loh seperti sangat butuh dorongan kuat. Hahaha. Giliran ingin menulis tanpa draft atau persiapan pun saya bisa langsung mempublishnya. Akhir-akhir ini saya masih sibuk dengan kegiatan laboratorium saya, mudah-mudahan bisa selesai bulan ini ya Allah.Kali ini saya akan mereview buku yang baru saya beli. Buku ini menarik unuk saya karena saya cukup tahu penulisnya sudah sangat terkenal karena beliau sering menshare pengalamannya dalam mendidik anak-anaknya di media social dan itu membuat saya kagum. Sosok tersebut adalah ummu balqis.  Buku “Bukan Ibu Biasa” berisikan mengenai pengalaman ummi dalam mendidik kedua anaknya Daffa dan Balqis.

Baca lebih lanjut

Review : Kopi Klotok

Hwaaaaa,, sudah hampir sebulan saya tidak menyentuh laman ini. Bukan karena tidak niat atau sibuk,, tidak terlalu sibuk malahan apalagi pekerjaan kantor tidak terlalu banyak saat ini. Tapi bulan kemaren saya seperti terjebak dalam satu topik dan tekanan Hahaha. Jadi mood nulisnya itu loh, ga berkembang-kembang. And sekarang mencoba akan review lagi tempat-tempat yang mungkin bisa jadi tempat pelarian kalau lagi bingung mau kemana :p

Pertama kali diajak oleh teman dan adik kelas saya, saya langsung penasaran dengan nama tempat ini. Walaupun saya bukan penikmat kopi, tetap saya penasaran karena kafe ini terletak dekat dengan kampus saya yaitu di daerah Cibanteng, setelah WHO Hot Plate. Apalagi kampus saya termasuk dalam kabupaten alias desa. Pada saat masuk ke kafe ini, saya langsung kagum dengan desain kafe ini.  Kafe ini memiliki desain interior yang vintage, classic tapi berjiawa muda. Bingung ya ngebayanginnya. Yang pasti kafe ini sepeti rumah jawa, dengan ornamen-ornamen jadul, vintage namun terlihat santai dan pas untuk semua kalangan umur. Mostly, yang datang ke tempat ini adalah mahasiswa kampus saya dan masyarakat sekitar(anak muda). Nyamannya kafe ini ditunjang lagi dengan adanya wifi, sehingga banyak pengunjung yang tidak segan-segan menghabiskan waktunya untuk bersantai-santai di kafe ini. Baca lebih lanjut